Verifikasi Ajuan Musrenbang Kecamatan Weru 2027, Anggota DPRD Fraksi PKS, Supriyadi Tinjau Jalan Desa, Saluran Air, hingga Bendungan
CIREBON – Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Daerah Pemilihan (Dapil) Cirebon I melakukan kunjungan verifikasi lapangan terhadap ajuan dan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Weru Tahun Anggaran 2027, pada Kamis (29/01/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwasanya usulan pembangunan yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan layak untuk mendapatkan dukungan anggaran daerah.
Verifikasi lapangan tersebut merupakan bagian dari tahapan Musrenbang, di mana anggota DPRD turun langsung ke lokasi Dapilnya guna mencocokkan antara usulan tertulis dengan kondisi faktual yang ada di lapangan. Dengan cara ini, perencanaan pembangunan diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berbasis pada urgensi dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Dapil Cirebon I meninjau tiga titik lokasi prioritas. Lokasi pertama adalah akses jalan Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru, yang diusulkan untuk perbaikan karena kondisinya dinilai sudah tidak optimal dalam menunjang aktivitas warga, khususnya mobilitas harian dan distribusi hasil ekonomi masyarakat.
Lokasi kedua yang dikunjungi yakni Saluran Air Tersier di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru. Saluran tersebut diusulkan untuk dilakukan perbaikan guna meningkatkan fungsi pengairan serta mengantisipasi potensi genangan air yang dapat berdampak pada lahan pertanian dan permukiman warga. Adapun lokasi ketiga adalah Bendungan Air di Desa Bode Lor, Kecamatan Weru, yang memiliki peran utama dalam pemenuhan kebutuhan air masyarakat dan sektor pertanian setempat.
Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil Cirebon I dari Fraksi PKS, H. Supriyadi, S.E., M.E., menegaskan bahwa kegiatan verifikasi lapangan menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, anggota dewan perlu memastikan secara langsung bahwa setiap usulan yang diajukan memang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Verifikasi lapangan ini penting agar usulan Musrenbang tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi juga sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Kita ingin memastikan bahwa anggaran daerah nantinya digunakan untuk program yang memang dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar H. Supriyadi di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa seluruh lokasi yang dikunjungi merupakan bagian dari usulan pembangunan yang direncanakan untuk direalisasikan pada Tahun Anggaran 2027. Oleh karena itu, proses pengecekan sejak dini menjadi langkah strategis agar perencanaan bisa disusun secara lebih matang dan tepat sasaran.
“Karena ini untuk anggaran tahun 2027, maka kita ingin dari sekarang sudah melihat langsung kondisinya. Dengan begitu, saat masuk tahap pembahasan anggaran, data dan pertimbangannya sudah lebih kuat,” tambahnya.
Lebih lanjut, H. Supriyadi menekankan bahwa DPRD memiliki peran untuk mengawal aspirasi masyarakat agar dapat terakomodasi dalam rencana pembangunan daerah, sekaligus memastikan prinsip pemerataan dan keadilan pembangunan antarwilayah dapat terwujud.
Kegiatan kunjungan verifikasi lapangan ini juga melibatkan pemerintah desa setempat dan pihak terkait, yang memberikan penjelasan mengenai kondisi eksisting serta latar belakang pengajuan usulan pembangunan. Seluruh hasil verifikasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan Musrenbang pada tahapan selanjutnya, sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon Tahun 2027.
Reporter: Salsabiil Firdaus
