Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Cirebon Belum Maksimal

 

PKSCIREBON.ORG, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, H Yayat Ruhyat menilai, selama ini pembangunan infrastruktur yang dilakukan pihaknya melalui dinas-dinas terkait di Kabupaten Cirebon masih belum maksimal.

Menurutnya, selama ini juga agenda kedinasan yang dilakukan aparatur sipil negara di luar kota tanpa membuahkan hasil. Maka, katanya, pembangunan di Kabupaten Cirebon mengalami ketertinggalan di bandingkan dengan daerah lainnya yang sudah mampu melakukan pembangunan infrastruktur yang begitu maksimal.

“Kelemahanan kita saat ini adalah soal infrastruktur. Karena itu, penyusunan APBD tahun 2017 harus disikapi secara cermat,” ujar Yayat dalam kegiatan “Sosialisasi Permendagri Nomor 31 Tahun 2016, tentang Pedoman Umum Penyusunan APBD TA 2017” di salah satu hotel yang ada di Cirebon, Selasa (30/8/2016).

Apalagi, lanjut Yayat, saat ini pemerintah pusat tengah melakukan pemangkasan dana alokasi khusus (DAK) hingga 10 persen. “Artinya, kita harus bisa melakukan efesiensi anggaran,” ujar Yayat.

Ia juga menekankan, agenda kedinasan di setiap SKPD dengan melakukan study banding, bimtek dan sosialisasi jangan dijadikan agenda rutin, ketika tidak membuahkan hasil dan tidak diimplementasikan di Kabupaten Cirebon. Terkecuali, kata dia, terdapat aturan-aturan baru dari pemerintah pusat.

“Kelemahan kita itu adalah pada infrastruktur pembangunan, kalau tidak digenjot, pembangunan Kabupaten Cirebon bisa tertinggal dengan daerah lain. Harusnya, hasil-hasil dari luar daerah menjadi bahan untuk memajukan daerah,” ungkap Yayat.

Seharusnya, masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), kata dia, membuat perencanaan dan menuangkannya dalam APBD Kabupaten Cirebon. Walaupun rencana pembangunan itu dapat copy paste dari daerah lain, katanya, tidaklah masalah, karena itu demi kebaikan untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Cirebon.

“Maka itu, harusnya hindari kegiatan sosialisasi dan kedinasan lainnya kalau hanya untuk cari lebihan. Kebanyakan pada mencari lebihan. Nah kalau seperti itu, yang pusing itu adalah asisten dan bagian keuangan. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah kinerja kita,” kata Yayat.

Di tempat yang sama, Kasubag Keuangan dan Anggaran pada Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Asep Kurnia mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya telah mengundang seluruh SKPD yang ada di bawah Pemkab Cirebon. “Kami berharap, APBD tahun anggaran 2017 sudah bisa disahkan tanggal 31 Desember 2016. Dan insya Allah pengesahan tidak akan mengalami keterlambatan,” ujar Asep. (C-19)

Sumber:  kabar-cirebon.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *