Kritis di Dewan, Santun di Pengajian

Ahmad Aidin Tamim, SPdI terdaftar menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon tahun 2009- 2014. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi kendaraan politik pria kelahiran 24 Januari 1965 ini. Saat ini, Aidin menjabat posisi Wakil Ketua Komisi III yang menangani bidang pembangunan, meliputi Pekerjaan Umum, Perhubungan, Lingkungan Hidup, Pertamanan, Kebersihan, dan Pemedam Kebakaran.
Jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi III, membuat pria yang akrab disapa Aidin ini. Harus benar – benar maksimal dalam bekerja. Sebab, bidang – bidang yang dibawah koordinasi komisi III, adalah bidang – bidang penting dan sensitif.

Sebutlah bidang pertambangan, meskipun saat ini Kabupaten Cirebon memperbolehkan daerahnya untuk digali hasil pertambangannya, namun tidal semua tempat dapat digali. Pasalnya, Kabupaten Cirebon memiliki Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) yang berlaku sampai jangka maksimal sekitar 20 tahun kedepan. Guna menjaga kelestarian alam dan keseimbangan kehidupan masayarakat Kabupaten Cirebon, Aidin tidak segan – segan mengkritisi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Cirebon, jika dianggap bertentangan dengan keinginan masyarakat.
Aidin berpendapat, tujuan utama suatu pemerintahan sekecil apapun, akan menjadikan kesejahteraan warganya menjadi menjadi hal yang harus diwujudkan. Kabupaten Cirebon dengan penduduk lebih dari 2 juta jiwa, tidak seluruhnya dalam garis sejahtera. Bahkan, kata Aidin, berdasarkan data yang ada, penduduk miskin di Kabupaten Cirebon masih di angka 52 persen dari total jumlah penduduk yang terdata.”ini sangat memprihatinkan. Padahal, kita banyak memiliki banyak potensi yang belum dimaksimalkan,”ucapnya kepada Radar, Sabtu (9/6).
Karena itu, Aidin berkomitmen untuk selalu mengkritisi kebijakan yang dirasa bertentangan dengan harapan rakyat. sebagai wakil rakyat, kata suami dari Lili Sutarmi ini, kehadirannya di gedung dewan, harus dapat mempresentasikan segala harapan dan keluh kesah rakyat,.Sebelumnya, Aidin dipercaya menjadi sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Komisi IV ini menangani bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Sosial dan Keagamaan, Pemberdayaan Perempuan dan lain – lain.

Suatu waktu diakhir tahun 2010, ujar ayah dari empat putera puteri, dirinya berteriak lantang saat masyarakat dan guru – guru tidak menghendaki salah satu kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon yang merugikan para pendidik,”waktu itu banyak yang meminta saya agar membatalkan salah satu kebijakan Dinas Pendidikan yang dianggap memberatkan guru – guru,”paparnya.
Disamping itu, Aidin tidak ragu – ragu untuk berangkat menuju Jakarta, mengurus dan menjemput jenazah TKI yang meninggal di luar negeri.

Saat ini, kekritisan Aidin tidak berubah saat menjabat Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon itu, tidak hanya aktif bersuara di forum – forum kerja resmi DPRD, tetapi juga diluar itu, termasuk saat menjadi narasumber atau pembicara dikesempatan – kesempatan tertentu. Aidin tidak hanya mengkritisi kebijakan yang berkaitan dengan komisinya, semua hal yang bermasalah dia soroti, sepanjang itu bertentangan dengan keinginan rakyat dan asas – asas umum pemerintahan yang baik.
Apapun yang dianggap harusb dikritisi, Ketua Bidang Kebijakan Publik DPD PKS Kabupaten Cirebon itu, tidak segan – segan akan melakukannya. Bagi Aidin, hal itu merupakan wujud pertanggungjawaban sebagai wakil rakyat.

Ketua Bidang Pendidikan ICMI kabupaten Cirebon itu menilai, persoalan kerap muncul di banyak sisi. Jika tidak di respon, persoalan tersebut akan berlanjut, dan kemudian membesar. Sehingga, akan menyulitkan penanganannya di kemudian hari. Katena itu, Aidin berprinsip, masalah harus segera diselesaikan dan dihadapi, sekecil apapun.”Kadang kita lari dari masalah. Padahal, itu tidak menyelesaikan, bahkan cenderung memperbesar masalah yang ada, “terangnya.

Pria lulusan STAI Cirebon ini memiliki seabreg aktivitas, termasuk dibidang organisasi. Antara lain, menjadi Ketua Forum Peduli Cirebon, Ketua PD wasliyah Kabupaten Cirebon, Ketua Bidang Pendidikan ICMI Kabupaten Cirebon, Koordinator bidang perhakiman LPTQ Kabupaten cirebon, dan Sekretaris Forum Komunikasi Dewan Hakim MTQ Kabupaten Cirebon, juga Ketua Bidang Kebijakan Publik DPD PKS Kabupaten Cirebon.
Selain aktif di organisasi dan menjadi wakil rakyat, Aidin turut pula mengabdikan hidupnya di bidang da’wah. tidak jarang, Aidin harus ke luar kota memenuhi undangan pengajian. undanganggannya saya diminta untuk berceramah. sebisa mungkin saya sampaikan apa yang saya ketahui,” ucapnya merendah.
Dalam berceramah, Aidin tidak menggunakan gaya meledak-ledak seperti saat mengkritisi kebijakanyang bertentangan dengan keinginan masyarakat. meniru langkah da’wah Rosulullah SAW, Aidin ingin berbagi ilmu dan pengetahuan secara santun.

Membagi waktu antara da’wah, tugas, kerja, dan keluarga, bukan perkara yang mudah. Menurutnya, manusia diberikan waktu hanya 24 jam sehari, 8 jam diantaranya banyak digunakan untuk tidur. Karena itu, sebagai Kholifah di bumi, peran dan fungsi manusia harus dimaksimalka.”. Melihat kehidupan Nabi Muhammd SAW, menjadikan kita pribadi yang selalu ingin lebih baik, setiap hari,” tuturnya.
Demi da’wah, Aidin tidak segan-segan mengorbankan segala yang dimiliki. Tenaga, pikiran dan harta, dia sumbangkan untuk kemajuan da’wah Islam. Termasuk, Aidin menjual rumah pribadinya, untuk kemudian membeli tanah baru dan membangun Pesantren.

Pendidikan sangat penting. Dari ke empat putra dan putrinya, dua diantaranya saat ini sedang mengenyam pendidikan di luar negri, yaitu Abu Nshar Bukhari dan Iryan Novitasari. Sementara putra ke tiganya yang bernama Reza Fairuz, sedang melakukan study di Pondok Pesantren Gontor Ponorogo Jawa Timur, sedangkan putera bungsunya, masih bersekolah di SD Sains Islam Al Farabi Sumber Kabupaten Cirebon.
“Bagi saya, pendidikan menjadi kunci menuju peradaban dan kemajuan suatu negara,” Ucapnya diplomatis. (Yusuf Suebudin)
Sumber : Harian Radar Cirebon Edisi 10 Juni 2012.

2 tanggapan pada “Kritis di Dewan, Santun di Pengajian”

  1. Lanange Jagat prinsipe mantap

    siapa pun orangnya yang bercermin kepada Kesempurnaan Rasululloh, Insya alloh memiliki sifat optimis dan peka… ikuti jejak Ust Aidin Calon Bupati Cirebon 2013. Wong Cerbon bakal ndukung wong kang bener lan beli arep dukung calon kang keblinger. Sukses PKS…Yess.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *