BPEK Kenalkan Usaha Jabon

(Sumber, 16 Juni 2012) Sesuai dengan undangan sebelum adzan ashar berkumandang seluruh peserta perkuliahan bertanam jabon sudah berkumpul di kantor DPD PKS Kabupaten Cirebon, mengingat kantor DPD saat itu sedang kedatangan tamu dari DPW maka perkuliahan diadakan di dalam masjid untuk selanjutnya peserta di bawah menuju lokasi pertanian dengan mengunakan mobil pick up dan beberapa sepeda motor,
Berbeda dengan di Masjid, perkuliahan di Bawah Pohon Jabon sensasi kesegaran alamnya begitu terasa. Sinar matahari yang mulai melemah yang berhasil menerobos celah-celah daun jabon yang bergoyang dihembus angin segar membuat krelap-krelip cahaya dibawahnya. Pantas saja pemilik jabon H. Kaelani suka berlama-lama kalau sudah berada di lokasi pertanian.

H. Kaelani memiliki beberapa lokasi tanaman jabon salah satunya di samping area Tempat Pemakaman Umum (TPU) di desa Warukawung seluas 2000 M2 lebih yang dibelinya dengan harga Rp.50 Juta, di tanah tersebut H. Kaelani menamaminya dengan 300 pohon jabon, setelah 6 tahun satu pohon jabon bisa menghasilkan 2 kubik kayu dengan harga satu kubiknya bisa mencapai 1,6 juta, itu artinya jika memiliki 300 pohon maka omzet penjualannya adalah 300X3.200.000=Rp. 960.000.000,-

Menurut Kaelani pertumbuhan jabon sangat ditentukan oleh cara tanamnya, jika cara tanamnya betul maka jabon akan tumbuh dengan cepat, “Lihat yang ini usianya baru 1,4 tahun sudah segede ini” kata Kaelani sambil menunjuk salah satu pohon jabon. Sedang asyik berbincang-bincang, tiba tiba peserta dikagetkan oleh suara kicauan burung, ternyata itu suara ringthon dari Hp H. Kaelani, “Afwan akh ini suara HP ane, dapat merekam dari daerah sini. Katanya.

Duduk lesehan sambil menikmati gorengan, tidak terasa hari sudah mulai gelap dari ujung sana sayup-sayup terdengar suara adzan magrib, buru-buru acara diakhiri. Peserta pun bergegas meninggalkan lokasi, “Alhamdulillah hari ini dapat ilmu yang bermanfaat, gatis lagi”. Kata akh seto salah satu peserta perkuliahan dari PKS Kandang Perahu kota Cirebon. “Kalau ada kegiatan lagi ane bisa ikut lagi kan akh” pintanya. “Boleh” kata sekretaris PEK kabupaten Cirebon Tarsadi.

3 tanggapan pada “BPEK Kenalkan Usaha Jabon”

  1. Alhamdulillah, ane salah satu peserta di sabtu sore itu.
    ilmu yg sangat bermanfaat.
    Jazkllh khoir ktsr.

    kalo ada pelatihan lainnya, ane ikut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *