Air Mata Nenek Arya Tumpah di Depan Gubernur


Pemerintah provinsi Jabar menganggarkan RP. 77 miliar untuk perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) diseluruh wilayahnya. Anggaran sebanyak itu, untuk perbaikan 7.500 unit rumah diseluruh Jabar tahun 2013.

“kalau untuk tahun 2012, karena baru akan diakomodir di ABT jadi hanya dianggarkan Rp. 12 Miliar untuk bantuan rutilahu bagi 1.000 unit rumah di tujuh kabupaten di Jabar” ungkap Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan seusai memberikan bantuan rutilahu dikampung nelayan kelurahan kesenden, kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Minggu (31/9).

Bantuan rutilahu diberikan kepada salah seorang warga setempat, Arya (82 tahun), Warga RT 02 RW 10 Samadikun Kelurahan Kesenden. Nenek yang tinggal sendiri itu, tinggal dirumah yang mirip gubuk reyot.

Saat mengunjungi Rumah Arya, Gubernur terpaksa naik sepeda motor berboncengan, karena rumah nenek dengan seorang cucu itu masuk gang sempit dan jauh dari jalan utama.

Perempuan tua yang terlihat berkaca-kaca menerima bantuan itu, berkali-kali meraih tangan Ahmad Heryawan yang duduk didepanya.
Gubernur berharap bantuan rutilahu bisa menjadi semacam stimulus, untuk memancing warga atau pihak lain ikut membantu.
Arya yang sama sekali tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia ini sempat curhat kepada orang nomor satu di Jawa Barat ini. Tangan Arya mengusap matanya yang dibasahi airmata. “saya disini sendirian, untuk makan sehari-hari, kalu tidak memulung saya suka dikasih dari tetangga. Apapun yang bisa saya kerjakan sendiri, saya berusaha tidak meminta bantuan dari orang lain.” Ujar Arya yang mengaku suaminya sudah meninggal karena kecelakaan.

Bagi Arya bisa bertemu langsung dengan Gubernur Jabar adalah hal luar biasa “saya tidak pernah bermimpi akan didatangi Pak Gubernur, apalagi saya bias mendapatkan hadiah luar biasa, yakni rumah saya akan dibenahi.” Katanya penuh isak.
Sementara Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Aher itu, berharap dengan bantuan rutilahu, dalam waktu dekat Jabar bebas dari rumah tidak layak huni. Apalagi pemerintah pusat juga mengalokasikan dna untuk rutilahu. “tapi saya tidak tahu besarnya karena dananya langsung turun ke daerah” jelasnya.

Sebelum berkunjung ke kampung nelayan Samadikun dan Cangkol, Gubernur memberikan motivasi kepada ratusan warga binaan rumah tahanan (Rutan) kelas 1 cirebon dimesjid setempat.

Kepada warga binaan gubernur memotivasi agar berupaya keras untuk memperbaiki diri dan menjadi orang sukses. “Nabi Muhammad SAW bersabda, siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil. Kata nabi itu pasti benar. Dengan semangat tinggi, tidak ada yang bisa menghalangi kalian untuk menjadi sukses.” Katanya.

Sementara saat meresmikan gedung sekretariat HMI-Kahmi Cirebon, Gubernur juga memotovasi ratusan anggota HMI dan Kahmi agar saat masuk kedunia politik atau lingkaran kekuasaan, sudah memiliki modal iman dan kekayaan. “dengan modal iman dan kekayaan, Insya Allah tidak akan tergoda oleh materi dan iming-iming lain, karena materi toh sudah didapat” Ujarnya

Menurut Aher, untuk mendapatkan materi, anggota HMI atau Kahmi bisa menjadi interpreneur. Anjuran untuk menjadi pengusaha juga disampaikan Gubernur saat menghadiri wisuda IAIN Syekh Nurjati di gedung Pancaka Braja, Minggu Pagi. “Negara kita membutuhkan banyak pengusaha, untuk menggerakan roda perekonomian,” tambahnya.

Seperti saat kunjungan-kunjungan sebelumnya, Aher juga menyangkal kalau kunjunganya sebagai kampanye terselubung, “Saya masih Gubernur yang sah, yang memang sudah seharusnya mengenal warganya” pungkasnya. (Kabar Cirebon 01/10/12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *